Kami sangat menghargai Anda jika mengutip konten blog ini dengan menyebutkan sumbernya.

Kamis, 25 Juli 2013

Dapodik 2013 Terapkan Metode Sinkronisasi Data

Bandung (Dikdas): Dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan 2013, operator sekolah tak perlu lagi memasukkan data yang pernah dikirim ke sistem Dapodik. Mereka cukup memasukkan data perubahan terbaru seperti penambahan siswa dan mutasi guru.

Kondisi demikian terjadi lantaran sistem yang diterapkan dalam Dapodik 2013 menggunakan metode sinkronisasi. Perubahan yang baru dimasukkan ke sistem aplikasi secara otomatis disesuaikan dengan data yang sudah ada.

“Dulu berbasis desktop, sekarang web atau databased server,” ujar Supriyatno, Kasubag Data dan Informasi Bagian Perencanaan dan Penganggaran Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar di Bandung, Senin malam, 22 Juli 2013.

Pada penjaringan data Dapodik tahun lalu, masih banyak ditemui ‘data sampah’, yaitu data yang masuk ke aplikasi Dapodik namun tidak lengkap, tidak wajar, dan tidak benar. Data sampah yang pernah ditemui, misalnya, jumlah rombongan belajar yang tidak sesuai dengan jumlah siswa dan tak ada pencontrengan jenis kelamin dan agama siswa. 

 Dengan melakukan verifikasi, data-data sampah tersebut dibersihkan dan dibuang. “Jadi data yang kini ada sudah relatif lengkap dan wajar,” ungkap Supriyatno.

Kelengkapan dan kewajaran data dalam Dapodik berimbas positif pada pemanfaatan data, di antaranya untuk penyaluran tunjangan guru, pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah, Bantuan Siswa Miskin, rehabilitasi sekolah rusak, Ujian Nasional, dan berbagai program peningkatan mutu pendidikan. Supriyatno berharap peserta operator Dapodik menyampaikan kepada para operator sekolah di wilayahnya untuk bekerja secara teliti dan sungguh-sungguh sehingga tak lagi dijumpai data sampah.

Supriyatno menilai, operator sekolah yang telah berpengalaman memasukkan data ke aplikasi Dapodik 2012 kini sudah lebih paham mengenai peran dan fungsi data. Mereka sudah mengerti bahwa data yang sedianya dikirim ke Dapodik telah tervalidasi di sekolah.

Kini tugas yang harus diselesaikan operator sekolah adalah memasukkan data semester I ke aplikasi Dapodik lantaran data siswa baru telah ada. Sementara siswa kelas 2 cukup dipetakan.* (Billy Antoro)


Sumber: Direktorat Pendidikan Dasar

Rabu, 24 Juli 2013

Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2013

Tema Penulisan:  Membangun          manusia  Indonesia  yang  beriman         dan  bertakwa  kepada     Tuhan       Yang      Maha  Esa,  Berkarakter, Cerdas, Cakap, Kritis, Kreatif, Inovatif, dan Kompetitif di Era Global

Dalam rangka mendapatkan naskah buku pengayaan yang bermutu dan menggali potensi menulis di kalangan siswa, mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Buku pengayaan adalah buku yang memuat materi yang dapat memperkaya buku teks pelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan tahun 2013 ini  memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenang dari 9 jenis naskah.



PENGIRIMAN NASKAH
Naskah diterima Panitia paling lambat tanggal 6 September 2013 dan dialamatkan kepada:
Panitia Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2013
,
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Jalan Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat 10410.

 

Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi :
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud
websit
e: http://puskurbuk.net , telp.: 021-3804248,  
e-mail: sayembara_puskurbuk@yahoo.com , facebook: sayembarapuskurbuk.

Rabu, 17 Juli 2013

Selamat Datang DAPODIK 2013


SEPERTI telah diberitakan, Dapodik Tahun Pelajaran Baru 2013/2014 akan direlease Tanggal 15 Juli 2013. Namun launching itu dilakukan terbatas hanya kepada Dapodik Propinsi dan Operator KK-Dapodik Kabupaten di Hotel Arion Swiss, Bandung, Jawa Barat. Tampilan Dapodik 2013 pun sudah beredar di internet. Namun yang perlu diketahui, tampilan yang masih berbasis web itu hanya untuk keperluan TOT dan masih beta. Aplikasi resminya tetap berbasis dekstop, dan akan didistribusikan ke sekolah-sekolah selepas lebaran melalui KK-Datadiknya masing-masing.

Untuk aplikasi baru itu, sudah otomatis akan terisi data awal dari dapodik versi sebelumnya yang pernah dikirim maksimal per 1 Juli 2013. Data yang dikirim setelah tanggal tersebut, tetap bisa masuk, tapi tak bisa dikemas menjadi data awal.

Bersumber dari situs dikdas.kemdikbud.go.id, jumlah peserta TOT itu sebanyak 530 orang, terdiri dari 33 operator Dapodik Provinsi dan 497 operator Dapodik Kabupaten/Kota. Karena banyaknya jumlah peserta, ToT digelar dalam lima gelombang.

Adapun jadwal TOT adalah sebagai berikut:
Angkatan I dilaksanakan di Hotel Arion Swiss, Bandung, Jawa Barat, pada 15-17 Juli 2013. Pesertanya sebagai berikut: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Banten.

Angkatan II dilaksanakan di Hotel Arion Swiss, Bandung, Jawa Barat, pada 18-20 Juli 2013. Pesertanya berasal dari Maluku, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Jambi, Bengkulu, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Angkatan III diselenggarakan di Hotel Ibis Trans Studio, Bandung, Jawa Barat, pada 22-24 Juli 2013. Pesertanya dari Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Sumatera Barat.

Angkatan IV digelar di Hotel Park, Bandung, Jawa Barat, pada 25-27 Juli 2013. Pesertanya dari Papua Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Lampung, Maluku Utara dan Kalimantan Tengah.

Angkatan V digelar di Hotel Park, Bandung, Jawa Barat, pada 29-31 Juli 2013. Pesertanya dari Papua, D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Tujuan pelaksanaan ToT yakni melatih operator Dapodik agar dapat memahami dan menggunakan aplikasi Pendataan Dikdas 2013. Usai kegiatan ini, mereka diharapkan mensosialisasikan ilmu yang didapat kepada operator-operator sekolah yang menjadi binaan di wilayahnya.

Jadi, bagi para Operator Sekolah yang menunggu aplikasi dapodik versi terbaru, tetap bersabar dan menunggu sosialisasi dari KK-Datadiknya masing-masing. Persiapkan saja keperluan untuk isi data berupa siswa baru, dan akun email sekolah yang valid dan aktif(*)

Untuk berinteraksi dan mendapatkan informasi  tentang DAPODIK dapat bergabung di Grup Facebook Info Pendataan Ditjen Dikdas.